Pengertian & Bahan Kemasan
Manfaat yang paling mendasar dari kemasan adalah untuk melindungi barang dari kerusakan, agar lebih mudah dibawa & dipasarkan. Manfaat (kemasan) pada bahan pangan adalah :
- Melindungi produk selama pendistribusian (produsen ke konsumen). Misal agar produk tidak berceceran terutama untuk produk butiran.
- Melindungi produk dari sinar UV, panas, hujan, benturan & kontaminasi yang dapat merusak kualitas produk.
- Sebagai identitas suatu produk karena terdapat berbagai informasi terkait produk. Misal komposisi, kandungan nutrisi, tanggal kadaluarsa, dll.
- Memudahkan konsumen dalam menghitung produk. Misalnya : 1 pack berisi 10 biji, 1 lusin, dsb.
Klasifikasi kemasan dibedakan menjadi tiga, yaitu :
- Berdasarkan Struktur Isi :
- Kemasan Primer = Langsung mewadahi bahan pangan
- Kemasan Sekunder = Melindungi kelompok kemasan lainnya.
- Kemasan Tersier & Kuarter = Untuk menyimpan barang selama pengiriman.
- Berdasarkan Frekuensi Pemakaian :
- Kemasan Sekali Pakai/Disposable = Kemasan langsung buang setelah dipakai.
- Kemasan Berulang = Umumnya tidak dibuang oleh konsumen, tetapi dikembalikan pada penjual untuk dimanfaatkan ulang.
- Kemasan yang Tidak Dibuang = Biasanya digunakan untuk kepentingan lain setelah digunakan.
- Berdasarkan Jenis Bahan Kemasan :
- Bahan Plastik = Biasanya digunakan untuk beras, gula pasir, dll. Memiliki harga terjangkau tetapi tidak tahan jika terpapar sinar matahari langsung.
- Bahan Metalize = Digunakan untuk kemasan snack, kopi, dll. Dapat menyimpan produk lebih lama.
- Bahan Aluminium Foil = Sering dipilih produsen untuk mempertahankan kualitas & citarasa produk.
Leave a Reply